KULIAH TAMU “DRUGS, DRAG YOU DOWN”

KULIAH TAMU

Kuliah tamu bertema “Drugs, Drag You Down” menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang, yaitu Pristiawan Nugroho, S.I.Kom dan Farah Adriani, S.H; serta pemberi testimoni dari seorang narasumber bernama Mas Bejo. Kegiatan kuliah tamu yang dilaksanakan pada hari Rabu, 6 April 2016 ini dibuka oleh Wakil Dekan I FMIPA UM, Dr. Ibrohim, M.Si, dihadiri oleh 168 orang mahasiswa dan 10 orang dosen Program Studi Pendidikan IPA.

Dengan adanya kegiatan kuliah tamu ini dapat menjadi wadah dan reinforcement bagi mahasiswa untuk memperkokoh pengetahuannya mengenai apa itu narkoba dan dampaknya bagi generasi penerus bangsa, serta hukum yang berlaku di Indonesia atas kasus narkoba. Selain itu, sebagai sarana untuk melaksanakan program pemerintah yang mencanangkan kampus bebas narkoba agar dapat mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berprestasi. Senada dengan harapan pemerintah, program studi Pendidikan IPA juga menyajikan salah satu matakuliah yang khusus menjelaskan mengenai Narkotika, Bahan Terlarang, dan Psikotropika sehingga kegiatan preventif dan preemtif penyalahgunaan narkoba dapat diterapkan dan dapat didisseminasikan pada anak-anak didiknya kelak.

SESI TANYA JAWAB

Kegiatan kuliah tamu yang dilaksanakan mulai pukul 09.30-13.00 WIB ini sangat menarik antusias mahasiswa mengikuti jalannya acara. Adanya sesi dialog interaktif dengan narasumber, dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menggali pengetahuan lebih lanjut. Terlebih lagi dengan dihadirkannya saksi hidup mantan pengguna narkoba, salah seorang mahasiswa program studi Pendidikan IPA, Wahyulia menuturkan “dengan kuliah tamu ini, saya menjadi lebih memahami bahwa kita harus hidup sehat dan produktif dalam menghadapi persaingan di dunia ini, salah satunya adalah dengan menghindari narkoba. Kita wajib mengetahui apa itu narkoba, hukum-hukumnya, dan jenisnya, serta jangan sampai kita menyalahgunakan narkoba. Kisah yang diberikan Mas Bejo menjadi penguat pengetahuan kita bahwa dampak dari penyalahgunaan narkoba pasti ada. Seseorang yang terjerat narkoba harus tetap semangat dan berusaha untuk keluar dari ketergantungan, tentunya dengan niat, semangat, optimis, usaha, dan doa, serta dukungan dan motivasi dari orang-orang terdekat, terutama keluarga. Begitu pula kita sebagai insan, wajib memberi motivasi dan menyebarkan pengetahuan ini kepada yang lainnya agar terhindar dari bahaya narkoba”.