Pemanfaatan Plastisin sebagai Media Belajar Genetika untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kreativitas Mahasiswa

Mahasiswa pendidikan IPA merupakan calon guru. Sebagai seorang guru seharusnya memiliki kreativitas dan penguasaan berbagai media pembelajaran yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Hal inilah yang hendak digali dosen matakuliah Genetika, Novida Pratiwi, S.Si., M.Sc dan Metri Dian Insani, S.Si., M.Pd dengan memanfaatkan media sederhana. Apalagi sebelumnya mahasiswa telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai media pembelajaran yang didapatkan pada semester sebelumnya.

plastisin

Metri Dian Insani, S.Si., M.Pd menuturkan, “Karakteristik konsep pada Genetika banyak memuat materi abstrak, pada semester ini sebagai alternatif kegiatan perkuliahan akan dicoba menggunakan plastisin untuk menjelaskan konsep mengenai teori replikasi DNA konservatif-semikonservatif-dispersif.

Beliau juga menambahkan bahwa media tiga dimensi berupa plastisin ini tergolong sederhana dalam penggunaan dan pemanfaatannya, karena tanpa harus memerlukan keahlian khusus, dapat dibuat sendiri oleh mahasiswa, bahannya mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Media plastisin ini memiliki kelebihan yaitu memberikan pengalaman secara langsung, penyajian secara kongkrit dan menghindari verbalisme, dapat menunjukkan obyek misalnya DNA secara utuh baik konstruksi maupun mekanismenya, serta dapat menunjukkan alur suatu proses secara jelas. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa menjangkau sasaran dalam jumlah yang besar, dan penyimpanannya cukup rumit. Materi genetika akan mudah ditangkap konsepnya dengan baik jika bisa melalui kegiatan yang bersifat hands on. Mahasiswa pun merasa akan lebih berkesan pada saat perkuliahan berlangsung.