STM: Tantangan bagi Calon Guru IPA yang Melek Sains dan Teknologi

Salah satu unsur reformasi dalam pendidikan sains adalah penerapan pendekatan Sains-Teknologi-Masyarakat (STM). Asumsinya, sains dan teknologi berkaitan sangat erat dan hasil-hasilnya telah memasuki seluruh aspek kehidupan manusia. Sains dan teknologi juga harus menjadi bagian integral dari sistem pendidikan agar peserta didik menjadi warga negara dan warga masyarakat yang melek sains dan teknologi sejak dinistm2

Sejalan dengan hal tersebut kurikulum Prodi Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang membekali para mahasiswanya dengan pengetahuan dan skill yang mendukung sebagai calon guru IPA yang memiliki literasi sains yang baik. Adanya mata kuliah STM merupakan wujud konkret terhadap tuntutan perkembangan sains dan teknologi yang semakin canggih dan senantiasa terbarukan. Melalui perkuliahan STM pada semester genap 2015/2016, dosen pengampu mata kuliah Drs. Kadim Masjkur, M.Pd dan Metri Dian Insani, S.Si., M.Pd. mensyaratkan mahasiswa belajar dan mengajarkan sains dan teknologi melalui peer teaching dalam konteks pengalaman dan kehidupan manusia sehari-hari, dengan fokus isu-isu/masalah-masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat saat ini, baik bersifat lokal, regional, nasional, maupun global. Pendekatan ini sangat cocok untuk pembelajaran sains yang menekankan pada multi-dimensi hasil belajar peserta didik, seperti penguasaan konsep, proses sains, kreativitas, sikap, penerapan, nilai-nilai, dan keterkaitannya

stm2Berdasarkan hasil peer teaching, Drs. Kadim Masjkur, M.Pd menyampaikan bahwa kemampuan mahasiswa dalam menyusun perangkat pembelajaran dengan pendekatan STM sudah cukup baik, yang ditunjukkan dari kelengkapan dan kesesuaian dengan kompetensi yang tercantum dalam Kurikulum 2013. Selain itu beliau juga menambahkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis STM dapat diimplementasikan dengan baik, walaupun demikian upaya peningkatan penguasaan materi terkait isu-isu ter-up date, pemanfaatan teknologi, dan variasi sumber belajar mahasiswa sebagai calon guru IPA harus terus ditingkatkan guna mampu bersaing dengan perkembangan keilmuan, teknologi, bahkan dalam dunia kerja kedepannya.