PENGALAMAN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN IPA UM DI PIMNAS 29-IPB

pimnas ipb

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS)  merupakan ajang bergengsi bagi mahasiswa se-Indonesia, PIMNAS merupakan ajang kompetisi karya kreatif bagi mahasiswa diploma dan S1 yang diadakan oleh DIKTI. Yang dilombakan disini merupakan proposal PKM (Pekan Kretivitas Mahasiswa) dengan jenisnya masing-masing yang telah diusulkan sebelumnya dan yang telah di danai oleh DIKTI sebelumnya.

Untuk sampai pada PIMNAS tidak cukup dengan lolos pendanaan saja, karena lolos pendanaan belum tentu lolos PIMNAS. Seperti halnya yang di alami kemarin setelah lolos pendanaan, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Sudah jelas yang pertama kali dilakukan adalah bersyukur karena proposal yang telah diajukan lolos untuk didanai dan mampu lolos seleksi dari hampir 700 proposal yang dikirim. Tidak kalah penting adalah mengumpulkan tim dan mulai berkordinasi dengan dosen pendamping. Setelah itu adalah melaksanakan peneletian sesuai dengan judul yang telah diajukan. Seperti halnya kemarin dalam pelaksanaan penelitian ada beberapa hal yang menjadi sebuah kendala yaitu terkadang tidak bisa untuk berkumpul bersama karena kesibukan dan urusan masing masing kelompok, akan tetapi hal tersebut tidak menjadi halangan untuk melaksanakan penelitian yang sedang berlangsung. Persiapan terus dilaksanakan, mulai dari penelitian, pembuatan produk, sampai pada validasi. Hal ini disiapkan untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (MONEV) yang dilaksanakan sebanyak dua kali yang pertama adalah MONEV dari kampus, dan yang kedua adalah MONEV yang dilakukan oleh DIKTI. Hingga sampai pada pengumuman lolos PIMNAS.

Kelompok kami pada saat itu lolos ke PIMNAS dengan skim PKM-PSH dengan judul Pengembangan Mobile Leraning IPA Berkonteks Sosio Scientific Issue (SSI) untuk Mengeksplisitkan Hakikat Sains (NOS) dan Berpikir Kritis Siswa SMP yang beranggotakan Yayang Prananda (Ketua), Joko Hadi prayitno (Anggota), Safitri (Anggota) dengan dosen pendamping Dr. Munzil, S.Pd., M.Si. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan menuju PIMNAS mulai dari presentasi, poster, produk, hingg sebelum PIMNAS dilaksanakan, kampus selalu mengadakan karantina yang dilakukan di Hotel Aster Batu selama tiga hari, banyak hal yang didapatkan pada saat karantina tersebut sebagai bekal untuk menuju ke PIMNAS. Pada saat karantina diajarkan cara membuat presentasi yang menarik, public speaking, desain, sampai pada motivasi yang bertujuan untuk membekali mahasiswa UM ke ajang PIMNAS.

Universitas Negeri Malang pada tahun 2016 meloloskan 23 tim untuk maju ke ajang PIMNAS. PIMNAS pada tahun  2016 dilaksanakan di Institut Pertanian Bogor pada tanggal 8-11 Agustus 2016. Pada tanggal 08 Agsustus di buka dengan registgrasi on desk untuk  kelengkapan masing-masing tim, dan juga di buka dengan pembukaan yang cukup meriah. Pada tanggal 09 Agustus diadakan penilaian poster, dan pada tanggal 09-10 Agustus diadakan presentasi di setiap kelas masing-masing. Banyak hal yang didapatkan pada saat PIMNAS, yaitu kita bisa melihat dan mengetahui  banyak karya kreatif yang luar biasa dari mahasiswa seluruh indonesia, mendapatkan wawasan baru dari banyak karya yang tersaji, dapat bertukar pikiran dengan mahasiswa lain dari seluruh Indonesia, dapat menjadi pembelejaran untuk kedepannya agar lebih baik, dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk lebih kreatif dalam membuat karya-karya selanjutnya, serta dapat dijadikan sebagai evaluasi pada tim, pribadi, maupun kampus. Tanggal 11 Agustus acara PIMNAS ditutup dengan pembacaan pemenang dari setiap jenis PKM. Kelompok kami belum mendapatkan juara tapi itu tidak menjadikan kami terpuruk melainkan itu menjadikan motivasi bagi kami untuk selalu maju mengembangkan kreatifitas dalam berkarya dan pengalaman serta ilmu yang telah didapatkan selama PIMNAS merupakan oleh-oleh terbaik sepanjang PIMNAS.

Terus Berkarya, Berinovatif, Lakukan dengan Keikhlasan dan Kesungguhan”